Pertanyaan yang kerap muncul dari benak kita saat hendak menulis, “Topik apa ya yang cocok?” Tolong, pertanyaan seperti itu jangan dijadikan beban. Anggap saja sebagai hal biasa. Apa yang enak dibahas dalam buku harian? Hmm… yang enak untuk dibahas adalah hal-hal umum yang berkesan dan menarik. Bisa menyedihkan, bisa pula yang menggembirakan. Seperti apa sih? Pengalaman pertama masuk sekolah, pengalaman berkenalan pertama kali dengan teman di sekolah, hari pertama masuk kerja, mendapat uang gaji pertama kali, bertemu sang kekasih hati, pengalaman saat melamar, pengalaman ketika menikah, dan lain sebagainya. Pokoknya, segala hal yang seru dan menarik. Semua itu bisa membuat kita betah menuliskannya berlembar-lembar. Asyik. Termasuk, yang enak dibicarakan adalah hal yang baru. Misalnya punya mobil baru, punya teman baru, punya rumah baru, dan segala hal yang baru-baru deh. Topik seperti itu ditanggung antimanyun. Pas banget untuk dituangkan di buku harian. ... more→
Tag Archives: Hal
Wawancara Bersama Founder WordPress
Lihat videonya di sini: 1. Matt Mullenweg: Wordpress Now. 2. Inspirageek Interview with Matt Mullenweg. 3. Matt Mullenweg Interview: WordCamp Hong Kong 2009 Berikut adalah kutipan wawancara Matt Mullenweg di TV-One ketika berkunjung ke Indonesia Januari 2009. Kisah Singkat Kesuksesan Hal pertama yang dibahas adalah latar belakang pendidikan Matt Muddenweg. Ia bukan lulusan programming ataupun ilmu komputer. Di masa SMA, ia terjun dalam bidang seni. Sedangkan kuliahnya [tidak selesai] di bidang ilmu politik. Walaupun demikian, motivasi dan minat yang ia berikan pada blog membawa dirinya sukses dalam dunia software dan teknologi informasi. ... more→
Berawal Dari Membaca
Penulis yang baik, adalah pembaca yang baik. Kamu punya hobi membaca? Berbahagialah. Karena syarat menjadi penulis salah satunya adalah banyak membaca. Dengan membaca, kita jadi tahu segalanya. Hal yang sebelumnya menjadi misteri, setelah membaca, kita jadi ngeh. Membaca akan membuka wawasan kita tentang segala hal. Menyenangkan sekali memang. Waktu SD saja, senang betul bisa membaca buku-buku pelajaran, buku cerita, komik, bahkan ‘nekat’ membaca koran. Dengan semakin banyak membaca, semakin besar rasa ingin tahu kita. Nggak mengherankan jika kemudian kita selalu ketagihan untuk membaca. Jadi, silakan baca buku apa saja, selama kamu sanggup untuk membacanya. Selama matamu masih melek (kalo tidur kan nggak bisa baca…he..he..he..) Di Amerika, menurut Pak Ade Armando saat mengisi acara Lunching MRI Permata tahun 2002 lalu, ia menyebutkan bahwa hampir sejuta judul buku terbit tiap tahunnya. Itu menunjukkan bahwa minat baca di sana sangat besar. Di Jepang juga sama, seorang teman pernah memberi kabar, bahwa koran terbesar di sana, setiap hari bisa terbit dengan jumlah oplah 4 kali lebih besar dari jumlah penduduk Jepang itu sendiri. Apakah mereka mengkoleksi koran tersebut? Nggak tahu pasti. Tapi keberanian penerbit untuk mencetak sebesar itu, adalah sebuah prestasi sekaligus menaruh kepercayaan kepada masyarakat. Bahwa, masyarakat di sana memang ‘gila’ baca. ... more→